Minggu, 10 Februari 2013

Syok


Syok
Syok adalah keadaan serius yang dialami seseorang yang di akibatkan karena adanya gangguan yang terjadi pada sistem kardiovaskuler (jantung dan pembuluh darah) yang tidak mampu mengalirkan darah ke seluruh tubuh dalam jumlah yang memadai. Syok biasanya berhubungan dengan tekanan darah rendah dan kematian sel maupun jaringan.
Syok juga terjadi akibat berbagai keadaan yang menyebabkan berkurangnya aliran darah, termasuk kelainan jantung (misalnya serangan jantung atau gagal jantung), volume darah yang rendah (akibat perdarahan
hebat atau dehidrasi) atau perubahan pada pembuluh darah (misalnya karena reaksi alergi atau infeksi) serta kejadian yang mebuat pisikologis  orang tersebut terguncang.
Jenis Syok
Syok  memiliki banyak jenis dan syok di bedakan  ke dalam beberapa kelompok:
1.    Syok kardiogenik (berhubungan dengan kelainan jantung)
Kegagalan jantung mengakibatkan ketidakmampuan memepertahankan CO dan perfusi ke jaringan. Syok kardiogenik di akibatkan juga oleh 3 faktor  : Faktor Miopati; Faktor Mekanik dan Faktor Gangguan Irama Jantung.
2.    Syok hipovolemik (akibat penurunan volume darah)
Syok yang disebabkan karena kurangnya cairan dan elektrolit dari dalam tubuh, bisa di sebabkan oleh Perdarahan berlebih karena kecelakaan atau penanganan post operasi, dll.
3.    Syok anafilaktik (akibat reaksi alergi)
Syok Anafilatik yaitu syok yang di sebabkan oleh ketidak seimbangan stimulasi saraf simpatis dan saraf parasimpatis pada otot pembuluh darah
4.    Syok septik (berhubungan dengan infeksi)
Syok septik disebabkan efek toksin yang diproduksi agen infeksius;serta di sebabkan seperti oleh bakteri garam positif,bakteri garam negatif,dan Jamur.

5.    Syok neurogenik (akibat kerusakan pada sistem saraf).
Syok neurogenik adalah syok yang di akibatkan ketidakseimbangan stimulasi saraf simpatis dan saraf parasimpatis pada otot pembuluh darah
Penyebab Syok
1.    Kegagalan jantung memompa darah
2.    Kehilangan darah dalam jumlah besar
3.    Pelebaran (dilatasi) pembuluh darah yang luas, sehingga darah tidak dapat mengisinya dengan baik.
4.     Kekurangan cairan tubuh yang banyak misalnya diare.
5.     Alergi
6.    Cedera Kepala atau Tulang Belakang atau Leher
7.     Serangan Jantung
Gejala dan Tanda Syok
1.    Tanda-tanda syok bisa berupa:
A.  Pernapasan    : cepat dan dangkal
B.  Nadi              : cepat dan lemah
C.   Kulit             : pucat, dingin dan lembab
D.  Wajah            : pucat, sianosis pada bibir, lidah dan cuping telinga
E.   Mata               : pandangan hampa, pupil melebar
2. Gejala syok
A.  Gelisah,
B.   Bibir dan kuku jari tangan tampak kebiruan,
C.   Nyeri dada,
D.   Linglung,
E.    Kulit lembab dan dingin,
F.    Pembentukan air kemih berkurang atau sama sekali tidak terbentuk air kemih,
G.  Pusing,
H.   Pingsan,
I.      Tekanan darah rendah,
J.      Pucat,
K.   Keringat berlebihan, kulit lembab,
L.    Denyut nadi yang cepat,
M. Pernapasan dangkal,
N.   Tidak sadarkan diri,
O.   lemah.bisa berupa:
Penanganan Syok
A. Bawa ke tempat yang aman
Disarankan untuk memilih tempat yang kandungan oksigennya banyak dan korban merasa nyaman.
B. Tidurkan dengan tungkai lebih tinggi.
Tinggikan tungkai korban 20-30 Cm bertujuan agar aliran darah pada korban yang mengandung oksigen lebih banyak ke otak, jantung, dan paru-paru.
C. Longgarkan pakaian korban.
Ikat pinggang, kerah baju, dan lain-lain pada pakaian korban yang menekan (ketat atau sempit) perlu di longgarkan hal ini dilakukan agar sirkulasi darah pada tubuh lancar.
D. Pertahankan suhu tubuh .
Untuk mengembalikan suhu normal korban dapat dilakukan dengan memberi selimut, jaket, atau barang yang lain.
E. Tenangkan korban.
Agar memberi rasa nyaman pada korban dan dapat meminimalisir status mental yang dialami oleh korban seperti gelisah, pusing, ketakutan, dan linglung.
F. Pertahankan jalan nafas
Hal ini dilakukan agar pertukaran oksigen dan karbon dioksida (bernafas) lancar dengan cara angkat dagu tekan dahi sampai kepala korban pada posisi ekstensi maksimal (membentuk sudut yang lebih besar), buka mulut korban dan pertahankan.
G. Kendalikan pendarahan dan rawat cidera, bila ada
Hal ini dilakukan agar pertukaran oksigen dan karbon dioksida (bernafas) lancar dengan cara angkat dagu tekan dahi sampai kepala korban pada posisi ekstensi maksimal (membentuk sudut yang lebih besar), buka mulut korban dan pertahankan.
H. Beri oksigen, bila ada
Korban syok membutuhkan oksigen karena korban yang dalam keadaan syok asupan oksigen ke organ-organ tubuh yang penting (terutama otak, jantung dan paru-paru) berkurang.
I. Jangan diberi makanan dan minuman
Korban yang mengalami perdarahan ataupun syok besar kemungkinan organ-organ di dalam tubuh korban tidak bekerja dengan baik.
J. Bawalah ke rumah sakit
Untuk tindakan pengobatan di serahkan kepada dokter karena kapasitas penolong menangani korban hanya sampai pada pemberian pertolongan pertama.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kami akan sangat senang jikia anda memberi komentar kepada kami, karena hal demikian lah yang akan membuat kami bisa menjadi lebih baik.. :)